Sabtu, 27 April 2019

Pertemuan 6 Rancangan Jaringan Sederhana (Peer to Peer )

Alat yang dibutuhkan :
1. 2 unit Laptop
2. Kabel UTP jenis  cross
Langkah-langkah yang dilakukan,
1. Menonaktifkan Firewall ke dua PC/Laptop yang akan digunakan.(caranya cek google aja ya :) )
2. Ambil kabel UTP cross dan hubungka/colokkan ke masing" laptop atau pc yang akan digunakan,
3. Setting IP kedua PC/Laptop yang akan di gunakan dengan cara :
Pergi Ke Control Panel lalu klik Network dan Internet


Kemudian klik Network and Internet lalu klik Network and sharing center. setelah itu klik "change adapter settings

Setelah itu klik ethernet
klik Properties 
Kemudian  pilih ipv4 lalu klik properties lagi

Setelah itu setting IP Address yang akan di gunakan.

4. Setelah setting IP di kedua PC/Laptop yang akan di gunakan. maka lakukan lah test "PING", dengan cara sebagai berikut :
Tekan Logo windows + huruf "R" pada keyboard dan ketikkan "cmd" lalu tekan "enter" pada keyboard.
Setelah itu masukkan IP Address yang akan di "ping". Lalu tekan "enter".
Jika hasilnya seperti diatas, berarti kudua pc/laptop sudah saling terhubung.
5. Mengubah Folder agar dapat di akses oleh client/pc laptop yang terhubung.
 Klik kanan pada file yang akan di share, lalu klik properties.
Lalu Centang "Share this folder".
setelah itu klik close, lalu klik shared.
hingga seperti gambar diatas.
6. Mengambil Data yang telah di share.
Dengan menekan logo windows + R dan masukkan ip address yang di tuju, seperti gambar di atas.
lalu tekan "enter", maka akan muncul folder yang akan di share dari pc client. seperti gambar diatas,
7. Sekian dari saya makasih, jangan pernah bosan untuk mencoba.

Kamis, 25 April 2019

Jenis-Jenis Topologi Jaringan

1. Topologi Ring 

Hasil Ketika Tes Mengirim data 

Topologi Ring adalah topologi yang menghubungkan komputer satu ke komputer dua dan komputer dua menghubungkan kekomputer ketiga dan seterusnya lalu kembali lagi kekomputer satu, sehingga membentuk melingkar.
Kelebihan dan Kekurangan Topologi Ring
  • Kelebihan/Keuntungan Topologi Ring
  • Lebih murah
  • Tidak diperlukannya host
  • Kecepatan dalam pengirimannya yang tinggi
  • Mudah dalam perancangan
  • Pengaksesan data yang optimal
  • Penggunaan kabel yang sedikit
  • Komunikasi antar terminal mudah
  • Mampu melayani traffic yang padat
Kekurangan/Kelemahan Topologi Ring
  • Pengiriman suara, video, dan data yang buruk
  • Kerusakan pada salah satu komputer dapat menyebabkan jaringan lumpuh
  • Memerlukan penanganan dan pengelolaan khusus bandles
  • Perusabahan jumlah perangkat yang sulit
  • Kinerja komunikasi bergantung dari banyaknya node yang terdapat pada jaringan
2. Topologi Star 

Hasil Tes Mengirim Data



Topologi Star adalah topologi yang menggunakan setiap komputer melalui hub/switch. Fungsi hub/switch adalah sebagai pengatur dan pengendali dalam pengiriman ke komputer satu tanpa melewati komputer yang bukan tujuan.
Kelebihan dan Kekurangan Topologi Star (Bintang)
  • Kelebihan/Keuntungan Topologi Star (Bintang)
  • Bersifat fleksibel
  • Keamanan data yang tinggi
  • Mudah dalam mendeteksi kerusakan pada jaringan
  • Jika salah satu komputer mengalami kerusakan , jaringan akan tetap berjalan dan tidak menimbulkan masalah bagi komputer lainnya
  • Pemasangan dan pengelolaan dari jaringan berbetuk bintang ini sangat mudah dan sangat sederhana dari segi Fungsionalitas
  • Sangat mudah untuk memecahkan masalah,  karena semua jenis jaringan komputer selalu tergantung pada hub sentral artinya bahwa setiap masalah dalam pengoperasian jaringan dioperasi dapat ditelusuri ke hub pusat.
  • Dalam topologi star, paket-paket data tidak mesti membuat jalan melalui berbagai node yang akan memastikan transfer data dengan cepat.
  • Pada saat yang sama, faktanya bahwa paket data hanya melalui tiga titik berbeda untuk memastikan bahwa data sampai dengan aman.
  • Sebagai node yang tidak terhubung satu sama lainnya, setiap masalah dalam satu node tidak mengganggu kinerja node lain dalam jaringan.
  • Menambahkan atau menggantikan mesin baru yang lama sangat mudah dalam topologi jaringan ini, dan tidak mengganggu jaringan ke node lainnya.

Kekurangan/Kelemahan Topologi Star (Bintang)
  • Menggunakan biaya yang cukup mahal karena menggunakan banyak kabel
  • Jika hub/switch mengalami kerusakan, maka dapat melumpuhkan jaringan
  • Jumlah terminal yang terbatas, bergantung dari jumlah port pada hub/switch
  • Jika lalu lintas padat maka jaringan akan melambat
  • Masalah utama dalam topologi bintang adalah kenyataan sangat bergantung pada fungsi hub pusat.
  • Ukuran dari jaringan ini bergantung pada berapa banyak koneksi dapat dibuat untuk hub.
  • Jenis jaringan ini membutuhkan lebih banyak kabel dibandingkan dengan topologi linear bus, yang berarti pengeluaran akan relatif tinggi.
  • Kinerja seluruh jaringan secara langsung tergantung pada kinerja hub. Jika server lambat, akan menyebabkan seluruh jaringan menjadi lambat
  • Jika salah satu simpul banyak memanfaatkan porsi pengolahan kemampuan yangnifikan dari hub pusat, akan mempengaruhi kinerja node lain.
3.Topologi Bus
 Hasil Tes Mengirim Data

Topologi Bus adalah topologi dengan satu kabel melintang sebagai penghubung dari seluruh terminal yang setiap ujugnya diakhiri terminator.
Kelebihan dan Kekurangan Topologi Jaringan Bus
  • Kelebihan/Keuntungan Topologi Jaringan Bus 
  • Jarak LAN yang terbatas
  • Tidak memerlukan pengendali pusat
  • Biaya yang relatif murah dikarenakan penggunaan kabel relatif sedikit
  • Kecepatan pengiriman yang tinggi
  • Jumlah perangkat dapat diubah-ubah tampa menggangu jaringan dan perangkat lainnya
  • Kelebihan topologi jaringan bus adalah jika satu komputer gagal dalam jaringan yang lain masih tidak terpengaruh dan mereka terus bekerja. Jaringan bus sangat sederhana dan mudah dibuat. Jika ada kebutuhan jaringan yang mungkin digunakan untuk pemakaian jangka pendek, kmungkinan jaringan Bus adalah alternatif pilihan terbaik.
  • Jaringan bus sangat simpel dan menggunakan sedikit jumlah kabel
  • Penerapan Topologi jaringan bus tidak membutuhkan biaya besar dibanding jenis topologi jaringan komputer lainnya.
Kekurangan/Kelemahan Topolog Jaringan Bus
  • Diperlukan repeater untuk memperkuat jaringan
  • Sulit mendeteksi adanya kerusakan atau gangguan
  • Dapat melumpuhkan jaringan jika kabel pusat rusak
  • Biasanya terjadi tabrakan data
  • Dapat mengalami kemacetan jika pengiriman dan penerimaan padat
  • Dalam jaringan bus dibutuhkan sambungan jaringan untuk menentukan transfer data antara dua node.
  • Jika laju transfer data terlalu tinggi maka jaringan Bus tidak dapat berkinerja dengan baik karena data pada stream tidak dapat boleh kelebihan beban
  • Jaringan bus sedikit menantang ketika Anda harus memecahkan masalah
  • Jaringan bus tidak cocok sebagai jaringan yang besar karena terdapat keterbatasan jumlah node yang dapat diatur untuk satu persatu kabel
  • Jika kebutuhan jumlah komputer meningkatkan dalam jaringan, laju transfer data akan sangat terasa menurun.
4.Topologi Mesh
 Hasil Dari Tes Mengirm Data
Topologi Mesh adalah topologi yang saling terhubung dengan setiap perangkat. Topologi Mesh (jala) menggunakan satu kabel yang saling menghubungkan setiap komputer tanpa menggunakan hub/switch. 
 Kelebihan dan Kekurangan Topologi Mesh (Jala)
  • Besar bandwith yang cukup lebar
  • Keamanan yang dapat dikatakan baik 
  • Tidak perlu khawatir mengenai tabrakan data
  • Pengiriman dan pemrosesan data yang terbilang cepat 
Kekurangan/Kelemahan Topologi Mesh (Jala)

  • Biaya yang cukup mahal karena menggunakan banyak kabel dan port
  • Biaya pemasangan yang besar
  • Instalasi dan konfigurasi yang rumit dan sulit
5.Topologi Tree
Hasil Dari Tes Mengirim Data

Topologi Tree (Pohon) adalah topologi yang terbentuk dari gabungan topologi bus dan star. Topologi tree disebut juga dengan pohon karena dilihat dari rangkainnya yang bercabang-cabang dan bertingkat-tingkat.
Kelebihan dan Kekurangan Topologi Tree (Pohon)
Keuntungan Topologi Tree sebagai berikut:
  • Topologi tree memungkinkan untuk memiliki jaringan point to point.
  • merupakan topologi yang terbaik untuk jaringan komputer yang besar dibanding jenis topologi komputer lainnya seperti ring dan star tidak cocok untuk skala seluruh jaringan. Topologi tree membagi seluruh jaringan menjadi bagian yang mudah diatur.
  • Semua komputer pada model topologi pohon ini memiliki akses segera ke node tetangga dalam jaringan dan juga hub pusat. Jaringan semacam ini memungkinkan beberapa perangkat jaringan dihubungkan dengan hub pusat.
  • Mengatasi keterbatasan dari topologi jaringan star, yang memiliki keterbatasan pada titik koneksi hub dan keterbatasa lalu lintas siaran yang diinduksi topologi jaringan bus.
  • Jenis topologi pohon ini menyediakan cukup ruang untuk ekspansi jaringan masa depan
  • Mudah mengembangkan menjadi jaringan luas
  • Mudahnya mendeteksi kerusakan atau kesalaahan
  • Manajemen data yang baik 
Kekurangan Topologi Tree  sebagai berikut:

  • Ketergantungan dari seluruh jaringan pada satu hub pusat adalah titik kerentanan untuk topologi ini. Kegagalan hub pusat atau kegagalan utama data cable trunk, dapat melumpuhkan seluruh jaringan.
  • Dengan peningkatan ukuran luar titik, pengelolaan menjadi sulit.
  • Kinerja yang lambat
  • Hub menjadi peran penting Menggunakan biaya yang banyak karena menggunakan banyak kabel dan hub
  • Jika komputer yang ada di tingkat tinggi mengalami masalah, maka komputer yang dibawahnya juga mengalami masalah
6.Topologi Hybird
 Hasil Dari Tes Mengirm Data


Topologi Hybrid. Salah satu topologi jaringan yang cukup banyak diterapkan pada jaringan berskala besar adalah Topologi Hybrid.Topologi Hybrid dibentuk dari berbagai topologi dan teknologi jaringan.
Pengertian Topologi Hybrid Beserta Kelebihan dan Kekurangannya Muhammad Zakaria  Jaringan, Networking

Jenis topologi jaringan antara lain Topologi Bus, Topologi Ring, Topologi Mesh, Topologi Tree, dan Topologi Hybrid. Salah satu topologi jaringan yang cukup banyak diterapkan pada jaringan berskala besar adalah Topologi Hybrid.

Topologi Hybrid dibentuk dari berbagai topologi dan teknologi jaringan. Topologi ini sering digunakan oleh perusahaan yang mengambil alih perusahaan lain. Sebab ketika jaringan dari kedua perusahaan tersebut harus disatukan, maka akan terjadi penggabungan teknologi dan topologi jaringan yang berbeda.


Sebagai gabungan dari beberapa topologi jaringan, topologi Hybrid memiliki banyak nilai plus. Namun tetap saja topologi ini memiliki kelemahan dibanding jenis topologi jaringan lain. Pada artikel kali ini, Nesabamedia akan membahas seputar pengertian Topologi Hybrid beserta karakteristik, serta kelebihan dan kekurangan topologi ini.

Daftar Isi
Pengertian Topologi Hybrid
Topologi Hybrid merupakan penggabungan dari beberapa (dua atau lebih) topologi jaringan yang berbeda. Misalnya ketika suatu jaringan yang menggunakan topologi Ring, digabungkan dengan jaringan lain yang menggunakan topologi star; maka topologi baru yang terbentuk dari gabungan kedua topologi jaringan ini disebut sebagai topologi Hybrid.

Jika jaringan yang digabungkan memiliki jenis topologi yang sama, maka penggabungan kedua jaringan tersebut bukanlah topologi hybrid. Misalnya jaringan dengan topologi bus digabungkan dengan jaringan lain yang juga menggunakan topologi bus, maka penggabungan kedua jaringan tersebut tetap merupakan topologi bus, bukan topologi hybrid.

pengertian topologi hybrid
Skema topologi hybrid

Topologi Hybrid mengkombinasi dua atau lebih topologi jaringan yang berbeda sedemikian rupa, sehingga topologi jaringan yang dihasilkan tidak mengacu pada standar topologi yang ada; tidak menampilkan karakteristik topologi tertentu.

Topologi ini seringkali menghasilkan tata letak topologi yang rumit, sulit dipahami, sebab menggabungkan berbagai struktur topologi. Meskipun demikian penggunaan topologi ini jarang menimbulkan masalah.

Karakteristik Topologi Hybrid
Topology Hybrid tidak memiliki karakteristik khusus, sebab merupakan penggabungan dari beberapa topologi. Topologi hybrid akan membawa karakteristik topologi asal yang membangunnya. Misalkan jika topologi hybrid di salah satu perusahaan merupakan gabungan dari topologi star, topologi ring, dan topologi bus; maka topologi hybrid pada jaringan tersebut memiliki karakteristik bawaan dari topologi ring, star, dan bus.

Kelebihan dan Kekurangan Topologi Hybrid

Kelebihan Topologi Hybrid
  • Fleksibel dan efisien; dapat diterapkan pada lingkungan jaringan yang berbeda, tanpa perlu merombak topologi jaringan yang telah terbentuk sebelumnya. Selain itu dapat mengurangi space jaringan yang terbuang.
  • Kustomisasi, memungkinkan penyesuaian cara pengaturan jaringan untuk mencapai tujuan tertentu.
  • Aliran data dapat bekerja dengan sempurna meskipun berjalan dalam sejumlah lalu lintas jaringan yang berbeda akibat mengkombinasikan berbagai konfigurasi topologi jaringan yang berbeda.
  • Sangat mudah untuk menambah node atau koneksi peripheral baru, meskipun topologi jaringan berbeda.
  • Ketika salah satu link dalam jaringan mengalami gangguan, bagian link jaringan lainnya tidak akan ikut mengalami gangguan.
  • Kecepatan jaringan konsisten sebab menggabungkan kelebihan dan menghilangkan kelemahan masing-masing topologi jaringan.
Kekurangan Topologi Hybrid
  • Pengelolaan jaringan cenderung sulit, karena penggabungan beberapa topologi menyebabkan struktur jaringan menjadi rumit dan sukar dipahami.
  • Biaya untuk membangun topologi ini cukup mahal, sebab menggunakan banyak hub dan kabel untuk menghubungkan jaringan.
  • Biaya perawatan jaringan juga cukup mahal. Hub harus terus bekerja meskipun salah satu node dalam jaringan tidak bekerja, sebab hub harus mengelola beberapa jenis jaringan sekaligus
  • Instalasi dan konfigurasi jaringan rumit, sebab harus menghubungkan beberapa topologi yang berbeda dan disaat yang sama juga harus memastikan semua node berfungsi dengan baik.
                             http://umum-pengertian.blogspot.com

Kamis, 11 April 2019

Hasil Kerja Kelompok 3

Di Bawah ini adalah Link youtube tutorial pembuatan kabel cross dan straight yang di buat oleh kelompok 3 



https://youtu.be/E_8_H7gbGa8

Rabu, 03 April 2019

Perangkat Jaringan Komputer

Reapeater


Repeater merupakan alat yang digunakan untuk menambah jarak maksimum tiap jaringan, repeater akan mengambil semua isyarat yang sampai kepadanya, pada semua jaringan dan sterusnya.Repeater bekerja pada level Physical Layer dalam model jaringan OSI. Tugas utama dari repeater adalah menerima sinyal dari satu kabel LAN dan memancarkannya kembali ke kabel LAN yang lain.

Pada  Jaringan wireless, repeater diletakkan pada gedung-gedung yang tinggi, menara pemancar. Bertujuan agar sinyal yang diterima atau di pancarkan dapat diterima dengan baik, Dengan adanya repeater, jarak gelombang yang dapat ditempuh oleh jaringan wireless juga semakin jauh.

Bridge
Bridge adalah alat yang dapat menghubungkan sebuah LAN dengan LAN lainnya, apabila keduanya menggunakan teknologi yang sama, misalnya dengan teknologi ethernet, Bridge bekerja pada level data link layer pada model jaringan OSI.
Bridge berfungsi untuk memisahkan suatu paket data yang harus dikirimkan pada jaringannya sendiri atau pada jaringan yang lain, apabila kedua jaringan saling terhubung. Bridge juga dapat berfungsi sebagai router pada jaringan lebih luas. Biasa dikenal dengan istilah brouter (bridge-router).

Network Interface Card (NIC)

Kartu Jaringan sering disebut juga LAN Card (Local Area Network), NIC (Network Interface Card), atau Fathenet Card, Biasnya orang lebih sering menyebutnya LAN Card.

Kartu Jaringan merupakan perangkat paling utama yang harus terpasang pada komputer/laptop kita. setiap komputer dapat kita hubungkan dengan suatu jaringan melalu kartu jaringan. Dengan adanya kartu jaringan, proses tukar-menukar data atau informasi antara satu komputer dengan komputer yang lainnya.